Asal Mula Kata "OK"


http://www.todayifoundout.com

Saya: "Jangan lupa, batas akhir pengumpulan artikel tanggal 13 pukul 10 pagi ya.Harus udah dikirim ke  editor"

Penulis kontributor: "OK."

Rasanya agak rancu apabila kita mendengarkan percakapan seperti di atas. Selain karena terlalu pendek,  kata OK juga tidak jelas asal mulanya. Apakah itu bahasa Indonesia? Apakah itu bahasa asing? Apakah  itu bahasa serapan?

Baik, mari kita simak sejarahnya.

Kata "OK" mulai mencuat di berbagai negara pada abad 19. Pada saat itu, kata OK paling sering  terdengar di Skotlandia. Awalnya, orang Skotlandia memiliki kebiasaan mengatakan Och Aye, yang  artinya ya baik. Kata Och Aye ini kemudian melebur di lidah orang Skotlandia menjadi oke.

Lalu ternyata, kata OK juga menggaung di Yunani. Di Yunani, kata OK sebenarnya muncul dari bahasa  Yunani, ola kala, yang artinya ya baik. Namun 2 kata itu kemudian disingkat supaya pelafalannya  menjadi lebih mudah.

Cerita berikutnya datang dari Coctaw, yakni suku Indian yang berada di Amerika bagian tenggara. Di  Coctaw, kata OK muncul dari kata okeh yang artinya ya baik. Namun kata okeh ini dipermudah  pelafalannya menjadi OK saja.

Selain ketiga cerita di atas, ada pula sejarah yang mengatakan bahwa kata OK berasal dari bahasa  perancis, aux cayes, yang artinya ya baik. Lama-kelamaan kata aux cayes ini melebur menjadi OK.

Kemudian Afrika Barat pun mulai mengikuti tren kata ini dengan cara memasukkan kata OK ke dalam  bahasa mereka. Di sana, kata OK berarti ya benar.

Masih ada lagi. Pada tahun 1830, kata OK juga mencuat di seluruh benua Amerika. Di sana, kata OK  adalah merupakan singkatan dari Oll Korrekt. Oll Korrekt adalah plesetan dari kata all correct yang  artinya semuanya baik-baik saja.

Karena mencuatnya kata OK di berbagai negara, pada tahun 1840 partai demokrat Amerika  menggunakan kata ini untuk mempromosikan calon kandidat presiden bernama Old Kinderhook (OK).  Old Kinderhook adalah nama Amerika dari orang Belanda yang bernama Martin van Burren. Ya, supaya  orang tertarik memilih Martin, maka dibuatlah nama Amerika agar namanya mudah diingat orang  amerika.

Tidak hanya itu, selama masa kampanye Old Kinderhook, terbentuk sebuah klub bernama OK club. Kata  OK semakin membumi. Orang-orang semakin familiar dengan kata OK bahkan banyak yang  menggunakan kata ini untuk percakapan sehari-hari.

Membuminya kata OK ini juga sebenarnya dibantu oleh musisi-musisi dan penyanyi-penyanyi kelas  dunia yang memasukkan kata OK ke dalam lirik lagu yang mereka bawakan.


Hmm ... Ternyata asal mula kata OK ini menarik juga ya? Simak terus artikel-artikel menarik dan inspiratif lainnya di blog Sumber Inspirasi, OK?
baca selengkapnya...

Lirik Lagu Bruno Mars - When I Was Your Man

Same bed, but it feels just a little bit bigger now
Our song on the radio, but it don’t sound the same
When our friends talk about you all it does is just tear me down
Cause my heart breaks a little when I hear your name
It all just sound like

Reff:

Too young, too dumb to realize
That I should've bought you flowers and held your hand
Should've given you all my hours when I had the chance
Take you to every party cause all you wanted to do was dance
Now my baby is dancing, but she’s dancing with another man.

My pride, my ego, my needs and my selfish ways
Caused a good strong woman like you to walk out my life
Now I'll never, never get to clean up the mess I made, ohh
And it haunts me every time I close my eyes
It all just sounds like

Reff:

Too young, too dumb to realize
That I should have bought you flowers and held your hand
Should have given all my hours when I had the chance
Take you to every party cause all you wanted to do was dance
Now my baby is dancing, but she’s dancing with another man.

Although it hurts I’ll be the first to say that I was wrong
Oh, I know I’m probably much too late
To try and apologize for my mistakes
But I just want you to know
I hope he buys you flowers, I hope he holds yours hand
Give you all his hours, when he has the chance
Take you to every party cause I remember how much you loved to dance
Do all the things I should've done when I was your man
Do all the things I should've done when I was your man


baca selengkapnya...

Tips Belajar Gitar a la Sayogand



Sumber gambar: Caragitar.com
Sumber Inspirasi - Handal bermain gitar adalah harapan semua pria. Selain karena terlihat lebih keren, gitar juga dapat menjadi pelepas rasa galau dan penambah semangat. Tidak heran jika banyak pria yang mencari tahu bagaimana caranya agar bisa bermain gitar tanpa harus mengeluarkan uang.

Otodidak, itulah bahasa umumnya. Banyak orang yang belajar gitar dan menempuh jalur otodidak alias belajar sendiri agar murah dan tidak mengganggu rutinitas. Namun sayangnya, otodidak memiliki kelemahan tersendiri: tidak ada jaminan untuk bisa.

Ya, risiko tersebut sebanding dengan kecilnya dana yang Anda keluarkan. Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pada Anda tips-tips agar Anda bisa belajar gitar secara otodidak, dan efisien. Berikut tips-tipsnya:

1. Mulai dengan kunci dasar

Banyak yang bingung bagaimana cara memulai belajar gitar. Ada yang langsung belajar bermain melodi, ada yang langsung belajar banyak kunci, dan lain-lain. Saya tengahkan, untuk memulai Anda harus belajar kunci-kunci dasar terlebih dahulu. Ulangi terus kunci-kunci tersebut hingga Anda lancar memainkannya.

2. Jangan sambil menyanyi

Jika Anda sedang belajar, hindari bermain gitar sembari bernyanyi seperti orang-orang di atas panggung. Mereka bisa bernyanyi sembari bermain gitar karena mereka sudah mahir bermain gitar. Jika Anda masih pemula dan bermain gitar sembari bernyanyi, saya jamin konsentrasi Anda akan pecah dan kemajuan tidak akan terjadi.

3. Cari mentor

Ya, mentor adalah sosok yang menurut Anda dapat membantu Anda mempelajari gitar. Tidak perlu kursus, Anda hanya perlu negosisasi dengan orang-orang yang handal bermain gitar. Biasanya mereka mau mengajari pemula meskipun biasanya mereka hanya mau berbagi tentang dasar-dasarnya saja.

Anda tidak memiliki kenalan yang bisa bermain gitar? Tenang, ada internet. Di internet banyak bertebaran artikel-artikel yang membahas tentang cara-cara bermain gitar secara rinci dan lengkap.

Malas berinternet? Berjalan-jalanlah ke toko buku. Di sana pasti banyak buku-buku yang membahas tentang cara-cara memainkan alat musik.

4. Abaikan komentar orang lain

Ketika sedang belajar gitar, biasanya ada saja orang iseng yang mengomentari Anda. Ada yang buruk, ada yang baik. Saya sarankan jangan terpengaruh dengan komentar-komentar ini. Jangan Anda sedih ketika ada yang mengejek Anda, jangan pula Anda terlalu berbahagia ketika ada yang memuji Anda. Tetaplah fokus pada latihan.

5. Tambah tingkat kesulitan

Jika Anda sudah menguasai satu teknik, pelajari teknik lain yang tingkat kesulitannya lebih tinggi. Jika Anda sudah menguasainya, pelajari teknik lain yang tingkat kesulitannya lebih tinggi lagi. Dengan cara seperti itu, kemahiran Anda akan meningkat dengan sendirinya.


Demikianlah artikel saya kali ini mengenai beberapa tips jitu belajar gitar a la sayogand. Semoga berhasil, salam Sahabat Inspiratif!
baca selengkapnya...

Lirik Lagu Cita Citata - Goyang Dumang



Sakit rasanya putus cinta
Sesaknya di dada
Membuat kita jadi gegana
Gelisah Galau Merana

Mendingan kita happy aja
Lupakan semua
Marilah kita goyang bersama
Goyang dumang namanya

Ayo goyang dumang
Biar hati senang
Pikiranpun tenang
Galau jadi hilang
Ayo goyang dumang
Biar hati senang
Semua masalah jadi hilang

Ayo goyang dumang
Biar hati senang
Pikiranpun tenang
Galau jadi hilang
Ayo goyang dumang
Biar hati senang
Semua masalah jadi hilang

Ayo goyang dumang
Ayo goyang dumang
Ayo goyang dumang
Ayo goyang dumang

Sakit rasanya putus cinta
Sesaknya di dada
Membuat kita jadi gegana
Gelisah Galau Merana

Mendingan kita happy aja
Lupakan semua
Marilah kita goyang bersama
Goyang dumang namanya

Ayo goyang dumang
Biar hati senang
Pikiranpun tenang
Galau jadi hilang
Ayo goyang dumang
Biar hati senang
Semua masalah jadi hilang

Ayo goyang dumang
Biar hati senang
Pikiranpun tenang
Galau jadi hilang
Ayo goyang dumang
Biar hati senang
Semua masalah jadi hilang

Ayo goyang dumang


baca selengkapnya...

Mengapa Arsitektur Kuno Cenderung Berbentuk Piramid? Apakah Ini Merupakan Konspirasi?


Sumber gambar: http://worldnicepicture.blogspot.com

Sumber Inspirasi - Beberapa waktu yang lalu, ada salah satu Sahabat Inspiratif yang bertanya pada saya,

"Bang mau nanya dong, tentang piramida. Itu kok ada di mana-mana ya? Bahkan sampe ada tuh yang di bawah laut itu juga segitiga. Kenapa semuanya harus segitiga?"


Bagi Anda yang suka berpikir mendalam semacam teori konspirasi pasti tertarik mendengarkan pembahasan topik ini. Sebenarnya mengapa banyak bangunan berbentuk segitiga? Apakah segitiga adalah bentuk sakral? Apakah segitiga dianggap sebagai bentuk yang patut diagung-agungkan karena memiliki kelebihan ketimbang bentuk-bentuk lain?

Yuk kita mulai berpikir logis.

Orang-orang zaman dulu memang tidak terlalu teoretis. Tetapi mereka sudah mulai paham bentuk-bentuk yang dibutuhkan untuk suatu bangunan.

Bangunan berbentuk balok misalnya, menguntungkan jika ditaruh di perkotaan. Mengapa? Keuntungan bentuk balok adalah strukturnya mudah dan tidak membutuhkan banyak bahan. Kelemahan bentuk balok adalah mudah roboh ketika diterpa angin kencang. Namun di perkotaan ada banyak bangunan, sehingga jarang terjadi angin kencang.

Bangunan bentuk piramid cocok untuk ditaruh di tempat yang berangin. Mengapa? Karena bentuk piramid memiliki sifat tahan terhadap terpaan angin. Sehingga bangunan raksasa banyak yang berbentuk piramid, bangunan di gurun juga banyak yang berbentuk piramid. Selain itu, piramid juga memiliki kekokohan yang baik karena luas penampangnya (persegi) lebih besar daripada luas atapnya (titik).

Sesederhana itu.

Lalu mengapa orang-orang begitu berlebihan menanggapi bentuk segitiga?

Dalam psikologi, ada istilah bernama heuristik representatif. Heuristik representatif adalah kecenderungan otak kita merespon sesuatu yang sudah kita percaya.

Contohnya saja, saya percaya bahwa angin kencang dapat menimbulkan gempa, walaupun itu salah.

Suatu ketika, angin kencang datang. 5 menit kemudian terjadilah gempa. Pasti saya akan bilang pada semua orang,

"Tuh kan!"

Ketika datang angin dan tidak ada gempa, saya diam saja.

Bentuk segitiga juga seperti itu. Orang-orang banyak yang percaya bahwa segitiga adalah simbol menakutkan dan merupakan pertanda buruk. Paradigma buruk itu sudah mengakar dalam diri seseorang. Sehingga ketika melihat piramid, dia akan berkata,

"Tuh kan, segitiga! Ini menyeramkan!"

Lalu ketika mendengar cerita segitiga bermuda, dia akan bilang,

"Tuh kan, segitiga lagi!"

Kemudian ketika melihat gunung, dia akan bilang,

"Tuh, DIMANA-MANA SEGITIGA!"

Padahal segitiga hanyalah sebuah bentuk. Tidak ada unsur apapun di dalamnya.

Jadi, saya rasa kita tidak perlu lagi menanggapi bentuk segitiga dengan berlebihan. Kita hanya perlu mengubah paradigma mistis kita menjadi paradigma logis.


Take it easy, salam Sahabat Inspiratif!
baca selengkapnya...

Think Again - Profesor Sepeda


Sumber gambar: http://jorpaher.blogs.upv.es

Sumber Inspirasi - Seiring berjalannya waktu, saya semakin memikirkan bagaimana cara meningkatkan kualitas artikel di blog sumber Inspirasi. Beberapa buku literatur ilmu komunikasi pun saya baca demi mendapat inspirasi. Dan ternyata, salah satu aspek yang dapat menambah kepercayaan pembaca mengenai kualitas suatu artikel adalah adanya keterlibatan narasumber terpercaya.

Untuk pertama kalinya, saya menulis artikel dengan bersumber dari ahlinya langsung. Biasanya saya mendapatkan data dari artikel-artikel di internet. Berhubung blog Sumber Inspirasi tengah fokus membahas sepeda, maka saya cari orang yang hobi bersepeda.

Setelah seharian penuh mencari orang yang hobi bersepeda, akhirnya saya menemukan satu orang yang bersedia diwawancara. Berhubung saya tidak memiliki izin untuk mempublikasikan namanya di sini, maka anggap saja namanya Toyib.

Saya: "Bang Toyib, saya Sayoga dari Sumber Inspirasi. Saya ingin mewawancarai abang tentang hobi abang, sepeda. Nanti nama abang akan saya cantumkan sebagai narasumber. Boleh?"

Toyib: "Boleh, silakan. Mau nanya apa nih?"

Saya: "Saya tanya satu persatu aja ya bang. Pertanyaan pertama, gimana sih cara ngerawat sepeda yang benar?"

Toyib: "Oke. Pertama, cuci sepeda pake air, tapi jangan steam soalnya bikin grease lepas dari bearing sama gotri."

Toyib: "Terus kalo mau, dibongkar. Siapin kunci allen, degreaser, lubricant, sikat gigi bekas, dan sikat lantai. Bongkar sepeda, terus bersihin sampe bersih terutama bagian dalem cassete dan tube di bagian front derailleur. Jangan lupa nyikatnya sambil  dialirin air dari selang."

Toyib: "Habis itu goyang-goyangin sepedanya biar air yang ada di dalem framenya keluar. Biasanya airnya itu keluar lewat as bottom bracket bagian bawah, atau di bagian chainstay bagian dalem deket free hub. Itu harus diperhatiin, apalagi kalau pake hollowtech II."

Toyib: "Habis itu semprot chain-nya pake degreaser. Tapi jangan pake WD40. Habis itu kasih lubricant di daerah derailleur. Coba fine tuning atau mainin shifternya"

Toyib: "Sambil nunggu kering, cek handlerbar, headset, dll."

Saya: "Aduh Bang, di sini hujan angin. Internetnya mau saya cabut dulu. Ngobrolnya nanti lagi ya bang."

Sayoga is offline.

****

Ya, saya bingung setengah mati mendengar penjelasan Sang Ahli Sepeda itu. Apa maksudnya? Apa arti istilah-istilah aneh itu? Degreaser, cassete, tube, bracket, chainstay ... APA ITU!?

 Setelah menutup laptop, saya langsung merenung. Entah mengapa saya merasa menyesal. Mengapa saya sudahi percakapan tadi? Mengapa saya tidak tanya saja istilah itu satu persatu? Bukankah orang seahli ini saya butuhkan untuk meningkatkan kualitas artikel di blog Sumber Inspirasi?

Oke, semua sudah terlanjur terjadi, saatnya saya ambil hikmah dari kejadian ini.

Coba Anda perhatikan, orang tersebut adalah orang ahli. Tetapi anehnya, saya tidak tertarik untuk mendengar pembicaraannya.

Mengapa saya tidak tertarik? Karena saya bingung. Mengapa saya bingung? karena saya tidak familiar dengan istilah-istilah dalam dunia sepeda.

Dari sinilah saya paham bahwa kita hanya tertarik untuk mendengarkan sesuatu yang sudah familiar.

Apa yang akan terjadi jika kita mendengarkan sesuatu yang tidak familiar? Kita akan meningkatkan fokus kita selama beberapa menit. Jika masih tidak mengerti juga, akan muncul perasaan bingung. Selanjutnya? Kita akan berupaya menghentikan pembicaraan orang tersebut dengan cara apapun, atau pergi menjauh. Itu naluriah.

Namun ada satu teori yang perlu kita pertimbangkan: Apabila kita terus menerus mendengarkan sesuatu yang sudah familiar, maka otak akan lebih jarang berpikir. Dan ini berbahaya.


"Kita hanya tertarik untuk mendengarkan sesuatu yang sudah familiar karena di sana kita cenderung merasa nyaman. Tetapi jika mengikuti naluri ini, kita tidak akan maju."

Think Again - Sayoga R. Prasetyo


Mari kita lihat contoh-contoh nyata.

Seorang ayah mengeluh karena omongannya tak pernah didengarkan anaknya. Anaknya mengaku lebih menurut pada ceramah temannya. Apakah Anda tahu apa penyebabnya? Ya, anak itu lebih familiar dengan suara teman-temannya, namun tidak familiar dengan suara ayahnya. Hal ini disebabkan karena ia lebih sering mengobrol dengan teman-temannya ketimbang dengan ayahnya sendiri.

Atau kita lihat contoh yang lebih sederhana,

Apakah Anda mau menuruti kata-kata orang yang baru Anda temui? Tentu tidak. Hal ini terjadi karena telinga Anda tidak familiar dengan orang baru tadi, sehingga Anda tidak akan tertarik dengan kata-katanya.

Lihat, kita hanya tertarik pada sesuatu yang sudah familiar.

Inilah alasan terkuat mengapa perusahaan menggunakan artis terkenal untuk mempromosikan produknya, lalu diputar berulang-ulang di televisi. Tujuannya agar orang-orang familiar dengan produk tersebut. Jika sudah familiar, kita tertarik untuk membeli produk tersebut.

Lantas apakah teori ini dapat kita manfaatkan untuk mengembangkan diri? Tentu.

Apakah Anda adalah orang yang tidak suka pelajaran hitungan? Jika ya, apakah Anda tahu apa penyebabnya? Bukan, bukan karena Anda bodoh, tetapi karena Anda jarang berlatih bermain angka, sehingga Anda tidak familiar. Kalau sudah familiar, Anda pasti bisa dan suka berhitung.

Apakah Anda adalah orang yang tidak suka menonton acara politik? Jika ya, apakah Anda tahu apa penyebabnya? Bukan, bukan karena Anda bodoh, tetapi karena Anda jarang menyaksikan acara-acara politik, sehingga Anda tidak familiar. Kalau sudah familiar, Anda pasti bisa dan suka dengan politik.

Lihat, kita tidak perlu pintar untuk mendalami suatu ilmu, kita hanya perlu membuat ilmu tersebut familiar.

Lalu bagaimana cara agar kita familiar dengan sesuatu yang tidak kita sukai?

Kita belajar dari iklan yang diputar berulang-ulang di televisi. Mengapa mereka melakukan itu? Karena ada satu teori psikologi: Menyimak sesuatu secara berulang dan terus menerus akan membuat Anda familiar dengan sendirinya.

Mulai sekarang, bagi Anda yang tidak suka membaca buku, paksa diri Anda untuk membaca buku setiap hari. Bagi Anda yang tidak suka belajar, paksa diri Anda untuk belajar setiap hari. Bagi Anda yang tidak suka berhitung, paksa diri Anda untuk berhitung setiap hari. Sebodoh apapun Anda, Anda pasti akan bisa.

So, jangan pernah berkata bahwa mempelajari hal rumit itu mustahil. Karena terkadang aktivitas yang menghebatkan Anda adalah aktivitas yang membuat Anda tidak nyaman. Ingatlah bahwa apa yang Anda sukai belum tentu baik bagi Anda, apa yang tidak Anda sukai belum tentu buruk untuk Anda.


Jadi, apakah Anda masih menganggap bahwa mempelajari hal baru itu sulit? Think Again.
baca selengkapnya...

Tips Jitu Menghadapi Dosen yang Galak


Sumber gambar: http://harufuchi.blogspot.com

Sumber Inspirasi - Salah satu keluhan yang sering saya dengar dari mulut para mahasiswa adalah sulitnya mendapatkan nilai baik. Ya, kehidupan kuliah berbeda dengan kehidupan sekolah. Saat sekolah, mungkin kita cenderung mendapatkan nilai konstan karena jumlah pesaing yang sedikit dan tidak ada standard kompetensi yang tinggi.

Ketika kuliah, nilai-nilai yang kita dapat cenderung fluktuatif. Dan alasan yang paling umum dilontarkan mahasiswa adalah,

"Dosennya galak"

Apakah Anda setuju?

Saya tidak.

Beberapa kali saya membaca kumpulan informasi di internet mengenai dosen yang galak dan tips-tips menghadapinya, namun saya tidak begitu setuju dengan argumen-argumen mereka. Mengapa? Karena mereka menganggap bahwa mendapatkan dosen yang galak adalah sebuah bencana. Padahal tidak.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tips-tips jitu menghadapi dosen yang galak.

1. Fokus

untuk menghadapi dosen yang "khusus", maka Anda harus bertingkah laku "khusus" juga. Fokuslah pada setiap kata-kata yang dilontarkan Sang Dosen. Fokus yang baik memungkinkan Anda lebih cepat memahami karakter beliau. Anda akan lebih cepat memahami siapa beliau, bagaimana beliau, dan apa yang diinginkan beliau.

2. Berprasangka baik

Bangun prasangka baik Anda sekuat mungkin. Percayalah bahwa segalak apapun dosen, pasti sebenarnya ia menginginkan kita menjadi pribadi bermental kuat dan memiliki kemampuan hebat. Percayalah bahwa dosen galak tersebut adalah utusan dari Tuhan yang diturunkan ke bumi khusus untuk menghebatkan Anda.

3. Rajin

Ya, rajin, bukan pintar. Dosen segalak apapun akan luluh hatinya jika bertemu dengan mahasiswa yang rajin mengerjakan tugas dan patuh pada apa yang diperintahkan. Sekali lagi, Anda tidak perlu pintar.

4. Pelajari teknik berkomunikasi yang baik

Salah satu teknik yang banyak dilupakan adalah teknik berkomunikasi. Padahal teknik ini penting bagi siapapun. Mengapa? Karena kemampuan berkomunikasi yang baik dapat mengubah sifat seseorang. Ya, Anda dapat mengendalikan emosi orang lain hanya dengan mempelajari teknik berbicara yang baik.

5. Jangan melakukan kesalahan di awal pertemuan

Ya, melakukan kesalahan di awal pertemuan dapat memengaruhi pendapat dosen tersebut terhadap Anda di masa depan. Untuk penjelasan lebih lanjut, silakan simak artikel saya, Think Again - Taubat.


Demikianlah artikel saya mengenai tips-tips jitu menghadapi dosen yang galak. Semoga berhasil, salam Sahabat Inspiratif!
baca selengkapnya...

Jenis-Jenis Sepeda yang Ada di Dunia



Sumber gambar: www.cikarangonline.com
Sumber Inspirasi - Akibat munculnya isu global warming, perlahan-lahan sepeda menjadi tren transportasi baru. Selain itu, banyak orang yang beralih menggunakan sepeda karena lebih sehat dan lebih hemat ongkos.

Banyak pula orang yang hingga kini masih saja enggan beralih menggunakan sepeda karena berbagai alasan. Salah satu alasannya adalah karena mereka tidak tahu sepeda jenis apa yang harus mereka beli.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tentang jenis-jenis sepeda yang ada di dunia. Ada berapa jenis sepeda di dunia?

1. Sepeda gunung


Sumber gambar: www.vivacycle.com

Sepeda gunung adalah sepeda paling tren saat ini. Penggunaannya yang mudah dan bentuknya yang modern menjadi alasan terbesar mengapa orang-orang lebih memilih untuk membeli sepeda yang satu ini. Meski begitu, secara fungsional sebenarnya sepeda jenis ini diciptakan khusus untuk mendaki gunung, bukan untuk aktivitas sehari-hari.

2. Sepeda Lipat

Sumber gambar: www.pedalsepedaku.wordpress.com


Sepeda lipat merupakan sepeda jenis baru yang popularitasnya sedang naik daun. Sesuai namanya, sepeda lipat adalah sepeda biasa yang bisa dilipat-lipat hingga bentuk paling sederhana. Keuntungannya, sepeda jenis ini dapat dengan mudah Anda jinjing kemanapun Anda pergi, bahkan Anda dapat membawanya ke dalam kereta tanpa harus mengganggu kenyamanan orang lain.

3. Sepeda Ontel

Sumber gambar: www.radiotegal.com


Sepeda ontel adalah sepeda pertama yang masuk ke Indonesia. Sepeda ontel adalah sepeda kolonial belanda yang kemudian bertransformasi menjadi sepeda rakyat pada tahun 1940-an. Seiring berjalannya waktu, sepeda ini semakin langka. Semakin langka, sepeda tua ini justru semakin dicari karena bahannya yang sangat kokoh, bentuknya yang nyentrik, dan kenyamanan yang tinggi. Sekarang, sepeda ontel kembali menjadi tren baru di kalangan masyarakat Indonesia. Orang-orang yang menggunakan sepeda ontel memiliki karisma tersendiri saat menggunakannya.

4. Sepeda BMX

Sumber gambar: www.sepedabmx.info


Sepeda BMX merupakan singkatan dari Bicycle Moto-Cross. Sepeda ini berukuran sedang dan biasa digunakan untuk atraksi dan untuk pertunjukan.

5. Sepeda Kota

Sumber gambar: Lihat.co.id


Sepeda kota biasa disebut pula citybike. Sepeda ini berbentuk seperti sepeda ontel tetapi dengan desain yang diperbarui dan lebih modern. Biasanya bagian belakang sepeda ini diisi dengan jok kecil atau bagasi. Sedangkan bagian depan biasanya dihiasi dengan keranjang.

6. Sepeda Angkut

Sumber gambar: www.cakrawalaindah.wordpress.com


Sepeda angkut adalah sepeda yang didesain khusus untuk mengangkut barang. Biasanya, sepeda ini menggunakan bahan yang kokoh dan sangat awet. Salah satu jenis sepeda angkut yang terkenal adalah sepeda kumbang.

7. Sepeda Balap

sumber gambar: www.sepedalovers.wordpress.com


Sepeda balap adalah sepeda yang dirancang khusus untuk kecepatan. Rantainya berbeda, cara kerjanya berbeda, bahkan desain pengangan (handler) berbeda. Sepeda jenis ini mampu menempuh jarak yang lebih jauh dalam satu kali kayuhan.

8. Sepeda Motor

Sumber gambar: www.edorusyanto.wordpress.com


Sepeda motor adalah sepeda yang bergerak menggunakan tenaga motor. Sepeda jenis ini juga merupakan salah satu jenis sepeda yang populer karena dianggap efisien. Meski begitu, sepeda jenis ini tidak mendukung gerakan anti-global warming karena emisi gas karbon yang dihasilkan cukup tinggi.

9. Sepeda Mini

Sumber gambar: http://lh3.ggpht.com


Sepeda mini adalah sepeda dengan ukuran kecil. Sepeda jenis ini biasanya digunakan untuk atraksi sirkus atau sulap. Selain itu, ada juga sepeda mini yang biasa digunakan anak-anak untuk belajar mengendarai sepeda, contohnya sepeda roda tiga.

10. Sepeda Fixie

sumber gambar: fixiestudio.com


Sepeda fixie adalah sepeda yang populer baru-baru ini. Ya, sepeda ini sebenarnya merupakan variasi dari sepeda gunung. Hanya saja, sepeda ini memiliki desain yang lebih modern dan casual. Sepeda ini dirancang khusus untuk anak muda. Satu lagi, ciri khas yang paling menonjol dari sepeda fixie adalah tidak adanya rem tangan. Lantas bagaimana cara mengeremnya? Anda bisa kayuh sepeda ke arah yang berlawanan, gerak sepeda pun akan melamban.


Demikianlah ulasan saya kali ini mengenai jenis-jenis sepeda yang ada di dunia. Anda mau pilih yang mana?

Semoga bermanfaat, salam Sahabat Inspiratif!
baca selengkapnya...

9 Tips Merawat Sepeda


Sumber gambar: www.sepedaku.org

Sumber Inspirasi - Beberapa waktu yang lalu saya sudah pernah menulis artikel mengenai tips-tips membeli sepeda. Namun setelah menulis artikel tersebut, kembali muncul sebuah komentar baru,

"Bagaimana cara merawat sepeda agar awet?"

Ya, pertanyaan itu selalu muncul usai kita membeli sepeda baru. Sebenarnya, bagaimanakah cara merawat sepeda yang baik dan benar? Berikut saya rangkum poin-poin penting mengenai tips merawat sepeda.

1. Jika sepeda hendak disimpan dalam jangka waktu yang lama, perhatikan hal-hal berikut ini:

  • Ban sepeda jangan menyentuh lantai. Bagaimana caranya? Anda boleh menggantungnya di garasi Anda atau gunakan alat yang dapat "mengunci" sepeda dalam posisi vertikal di dinding.
  •  Perhatikan lokasi penyimpanan. Jangan menyimpan sepeda berbahan besi di tempat yang lembab karena dapat menyebabkan pengeroposan.
  •  Jika terpaksa menaruh sepeda di lantai dalam waktu lama, bungkuslah bagian roda sepeda dengan plastik atau sejenisnya agar roda sepeda Anda terbebas dari gigitan tikus.

2. Jangan mencuci sepeda dengan semprotan yang terlalu kuat. Semprotan air yang terlalu kuat dapat menyebabkan air masuk ke tabung besi sepeda, lalu terkurung di sana.

3. Bersihkan frame sepeda menggunakan sabun untuk mencuci motor atau mobil agar hasilnya maksimal.

4. Jika ban sepeda Anda penuh dengan lumpur, bersihkan menggunakan sikat lantai dan air secukupnya.

5. Cuci sepeda Anda secara rutin. Sepeda yang jarang dicuci akan mempercepat terjadinya karat pada bagian frame.

6. Bersihkan rantai sepeda menggunakan kuas. Anda juga boleh menggunakan pelumas agar untuk mengurangi risiko rantai macet di tengah perjalanan. Namun, hindari penggunaan minyak tanah karena minyak tanah justru akan mempercepat terjadinya karat.

7. Setiap usai mencuci sepeda, segera lap sepeda Anda menggunakan kain kering. Setelah itu goyangkan sepeda Anda ke kanan dan ke kiri untuk mengeluarkan air yang terkurung dalam komponen sepeda.

8. Jangan malas menggunakan standar. Standar diciptakan agar sepeda Anda dapat berdiri seimbang dan tidak mudah jatuh. Jika Anda terbiasa menaruh sepeda dengan cara disandarkan, tidak ada yang menjamin sepeda Anda akan terus seimbang. Sepeda yang disandarkan pada dinding memiliki risiko terjatuh lalu akan merusak frame.

9. Setiap komponen sepeda memiliki jangka waktu penggunaan. Ada komponen yang cepat rusak, ada juga komponen yang awet. Jadi, jangan sungkan untuk sisihkan gaji bulanan Anda secara berkala sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya kerusakan sepeda.


Demikianlah artikel saya kali ini mengenai beberapa tips merawat sepeda. Semoga bermanfaat, salam Sahabat Inspiratif!
baca selengkapnya...

Think Again - Karate


Sumber gambar: nbbymca.org

Saat SMP, saya aktif mengikuti berbagai ekstrakulikuler. Diantaranya adalah ekstrakurikuler bola voli, bulu tangkis, Bahasa Inggris, matematika, teater, dan karate. Ya, itu adalah ekstrakurikuler yang saya pilih saat hari pertama masuk sekolah. Namun semakin lama, saya pun melepas satu persatu ekstrakurikuler tersebut karena berbagai alasan ....


Pelatih Karate: "Satu!"

Semua peserta ekstrakulikuler karate, termasuk saya, melakukan gerakan tendangan a la karate dengan kaki terangkat tinggi.

Pelatih Karate: "Keluarkan tenaganya! DUA!"

Semua peserta kembali melakukan gerakan tendangan yang sama.

Setelah sepuluh kali melakukan gerakan tersebut, kemudian kami dipersilakan untuk beristirahat sejenak. Para peserta langsung menyebar ke seluruh sudut lapangan, termasuk saya. Saya mengambil botol minum di tas saya, lalu meneguknya dengan tergesa-gesa karena panasnya cuaca sore itu.

Kakak Kelas: "Hey kamu, kamu ngelakuin gerakannya tadi kayaknya gak pake tenaga ya?"

Saya yang sedang minum langsung tersedak dan menoleh dengan cepat. Saya tak menyangka ternyata ada saja kakak kelas, yang sudah mahir berkarate, menghina adik kelasnya yang baru enam minggu mengikuti latihan. Dan anehnya, kakak kelas yang sombong itu adalah wanita.

Saya: "Pake kok kak."

Kakak Kelas: "Halah, kalo nendangnya aja kayak gitu, nanti kalo tanding bakal kalah."

Saya hanya diam mendengar kata-kata Sang Kakak Kelas. Sombong sekali orang ini.

Kakak Kelas: "Coba deh kamu tendang aku."

Dia menantang. Saya langsung menendang sekuat tenaga tepat di punggungnya. Anehnya, ia tidak kenapa-kenapa. Bahkan tubuhnya tidak bergoyang sedikit pun.

Kakak Kelas: "Halah, Cuma segitu? Gimana mau ngelawan musuh ...."

Saya menendang lagi punggungnya. Kali ini dengan tenaga yang lebih kuat. Saking kerasnya, orang-orang di sekitar saya mulai melirik ke arah kami. Sepertinya mereka mengira kami bertengkar.

Kakak Kelas: "Halah, masih gak kerasa. Pelan banget sih."

Orang-orang di sekitar kami langsung mulai terkekeh. Sepertinya mereka menertawakan saya.

Seketika, rasa marah dan kesal berkecamuk dalam diri saya. Saya pun melakukan pukulan dengan sekuat tenaga ke arah wajahnya.

Namun wanita itu langsung melakukan gerakan menangkis, mengunci lengan kanan saya, lalu menendang pelan ke bagian belakang lutut saya. Saya langsung bertekuk lutut. Kemudian ia memelintir tangan saya hingga tubuh saya miring ke belakang, lalu ia pelintir lagi ke arah yang berlawanan.

Lalu saya tersungkur tak berdaya sembari menahan rasa sakit ....

****

Saya rasa Anda dapat menebak bagaimana kelanjutan ceritanya. Ya, hari itu adalah hari terakhir saya mengikuti ekstrakurikuler karate. Hingga kini, saya masih saja belum berani mengikuti perlatihan bela diri apapun karena pengalaman buruk itu.

Tetapi pasti ada hikmah di balik kejadian tersebut.

Coba perhatikan. Saya menendang wanita itu dengan sekuat tenaga, tetapi ia tidak kesakitan sama sekali. Sedangkan wanita itu, sepertinya ia tidak mengeluarkan tenaga besar, tetapi berhasil membuat lengan saya kesakitan selama 4 hari. Mengapa bisa?

Setelah saya bercakap-cakap dengan seorang pelatih ekstrakurikuler bela diri, ternyata hal itu disebabkan karena ketepatan.

Dalam bela diri apapun, ketepatan lebih berpengaruh ketimbang energi. Sekuat apapun tenaga yang kita keluarkan, kalau kita memukul pada bagian tubuh yang salah, maka tidak akan akan memengaruhi musuh. Sebaliknya, meskipun tenaga yang kita keluarkan sedikit, asalkan kita menyerang bagian tubuh yang tepat, musuh pun akan kalah.

Ya, teori itu sesuai dengan apa yang terjadi pada saya.

Saya menendang dengan sekuat tenaga, tetapi saya menendang pada bagian yang salah. Ya, punggung adalah bagian terkuat dari seluruh bagian tubuh karena terlindungi tulang punggung yang sangat tebal.

Sedangkan wanita itu tidak mengeluarkan banyak tenaga, tetapi menendang pada bagian yang sangat tepat. Ya, beban tubuh manusia ditopang oleh kakinya. Saat melakukan gerakan memukul, pasti bobot tubuh kita memiliki kecenderungan ke satu sisi tubuh. Akibatnya, mayoritas beban tubuh kita ditopang oleh salah satu kaki. Teori bela diri berikutnya: menendang bagian belakang lutut adalah cara terbaik untuk mematikan fungsi kaki seseorang.


"Dalam karate, pukulan yang berbahaya bukan yang keras, melainkan yang tepat sasaran."

Think Again - Sayoga R. Prasetyo


Ternyata teori ini juga berlaku bagi kehidupan kita.

Mari kita simak contohnya.

Perusahaan pertama melakukan promosi produk dengan cara mempekerjakan banyak sales setiap hari. Para sales menyebar ke perumahan-perumahan di seluruh Indonesia dengan sangat gencar untuk menawarkan produk perusahaan mereka, yakni obat wasir.

Perusahaan kedua memproduksi produk yang sama, tetapi melakukan pendekatan yang berbeda. Alih-alih mempekerjakan sales, perusahaan tersebut justru lebih memilih membayar rumah produksi agar dibuatkan iklan obat wasir yang menarik. Setelah jadi, iklan tersebut ditayangkan di televisi, youtube, dan media penyiaran lainnya.

Manakah yang lebih sukses? Ya, yang kedua. Meskipun uang yang dikeluarkan perusahaan kedua lebih sedikit, tetapi perusahaan kedua melakukan promosi dengan cara yang tepat.

Kita lihat contoh lain.

Orang pertama adalah siswa dengan kecerdasan yang standard. Ketika hendak menghadapi ulangan, ia habiskan seluruh waktunya untuk belajar. Ia jarang makan, jarang tidur, jarang mandi, dan jarang berbicara. Ketika kertas ulangan ada di depan matanya, kepalanya pusing karena kesehatannya menurun dan kurang tidur.

Orang kedua adalah siswa dengan kecerdasan yang standard juga. Ketika hendak menghadapi ulangan, ia sisihkan waktu 45 menit setiap harinya untuk mengingat kembali berbagai pelajaran yang telah ia pelajari di sekolah.

Siapa yang lebih sukses? Ya, yang kedua. Meskipun tenaga yang dikeluarkan orang kedua lebih sedikit, tetapi orang tersebut belajar dengan cara yang tepat. Sehingga keberhasilannya pun lebih terjamin.

Lihat, besarnya tenaga yang Anda keluarkan bukanlah faktor utama keberhasilan Anda. Keberhasilan hanya dapat diraih oleh orang-orang yang melangkah dengan tepat.

Mulai sekarang, hentikan kebiasaan-kebiasaan agresif yang tidak menghebatkan kehidupan Anda. Luangkanlah waktu sejenak untuk merenungkan ketepatan langkah yang sudah Anda lakukan. Karena ketepatan jauh lebih berharga ketimbang kerja keras.


Jadi, apakah Anda masih tidak mau mengevaluasi kerja keras Anda? Think Again.
baca selengkapnya...

Sejarah Sepeda Ontel



Sumber gambar: www.indonetwork.co.id
Sumber Inspirasi - Sepeda ontel adalah salah satu jenis sepeda yang digemari banyak orang. Ya, sepeda ontel sebenarnya hanyalah sepeda tua, tetapi justru karena desainnya yang berkesan tua, penggemar ontel semakin bertambah. Baik di kota maupun di desa, sepeda ontel adalah tren dengan pasar tersendiri.

Akan tetapi, tahukah Anda bagaimana awal mula kemunculan sepeda antik ini? Siapa penciptanya? Mengapa terkenal?

Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi cerita mengenai bagaimana awal mula kemunculan sepeda ontel.

Sepeda ontel adalah jenis sepeda yang sudah digunakan sejak abad 19. Diciptakan pada tahun 1910 di Eropa, sepeda ontel langsung mendunia dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun. Kemudahan berkendara plus kekokohan bahan menjadi salah satu alasan mengapa sepeda ontel dapat mendunia dengan cepat.

Pada tahun 1920, para kolonial Belanda mulai membawa sepeda ontel ke Indonesia untuk transportasi mereka. Perlahan-lahan, sepeda ontel mulai dimiliki oleh para konglomerat Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, harga sepeda ontel semakin merakyat. Rakyat Indonesia yang bukan kaum konglomerat pun bisa membeli sepeda ontel. Seketika, sepeda ontel menjadi ciri khas batavia dan berbagai wilayah lainnya.

Namun ternyata sepeda ontel tidak selamanya berjaya. Pada tahun 1970, muncul sepeda jenis baru, yakni sepeda jengki yang desainnya lebih ergonomis. Kemunculan sepeda jengki membuat sepeda ontel tersingkir dalam waktu singkat.

Kemudian, pada tahun 1980 muncul sepeda jenis baru dengan desain yang jauh lebih modern dan keren, yakni sepeda gunung. Popularitas sepeda jengki langsung merosot, dan pada masa itu sepeda ontel sudah tidak dianggap sepeda keren lagi. Sepeda ontel malah dianggap barang rongsok yang hanya dipakai oleh orang desa.

Karena hanya dipakai oleh orang desa, jumlah sepeda ontel di seluruh dunia menurun drastis. Karena turunnya jumlah sepeda ontel dan tidak adanya pabrik yang memproduksi sepeda jenis tersebut, maka mulai tahun 2000 orang-orang kembali mengejar sepeda ontel.  Alasannya? Tentu karena desain sepeda yang super antik dan disertai bahan yang kokoh.

Kini, sepeda ontel kembali menjadi tren. Orang-orang yang memiliki sepeda ontel memiliki karisma tersendiri saat memakainya. Tidak hanya itu, keergonomisan sepeda ontel yang lebih baik ketimbang sepeda gunung juga menjadi alasan mengapa orang-orang zaman sekarang ingin memiliki sepeda ontel.


Ternyata sejarah sepeda ontel menarik juga ya?

Semoga dapat menambah wawasan Anda, salam Sahabat Inspiratif!
baca selengkapnya...

Tips Membeli Sepeda


Sumber gambar: www.bejagat.blogspot.com

Sumber Inspirasi - Banyak orang yang ingin memulai bersepeda, tetapi tidak punya sepeda. Kendalanya, orang yang tidak pernah bersepeda tidak paham sepeda seperti apa yang harus ia beli.

Belum lagi masalah budget yang harus disiapkan. Berapa? Beli dimana? Kapan? Dan sejuta pertanyaan lainnya.

Maka dari itu, kali ini saya akan berbagi beberapa tips untuk membeli sepeda. Berikut beberapa tips membeli sepeda a la sayogand:

1. Cari Info

Ini adalah langkah awal yang harus Anda lakukan. Carilah info mengenai berbagai jenis sepeda, harga-harga sepeda, dan info-info yang lainnya. Ada beberapa cara untuk mencari info, diantaranya:
  • Datang langsung ke toko sepeda, silakan Anda bertanya sepuasnya di sana.
  • Dekati orang-orang yang doyan bersepeda. Mereka biasanya memiliki info lengkap seputar sepeda murah dan lokasi penjualnya.
  • Cari tahu lewat internet.

2. Tentukan tujuan Anda

Tentukan tujuan Anda. Mengapa Anda ingin bersepeda? Apakah Anda ingin mencoba mendaki gunung? Apakah Anda ingin menghemat ongkos ke kantor? Atau untuk tujuan rekreasi? Silakan tentukan. Dengan menentukan tujuan, maka Anda akan lebih mudah menentukan jenis sepeda apa yang ingin Anda beli.

3. Tentukan budget

Tentukan budget alias biaya yang Anda siapkan. 500 ribu? Tidak masalah. 1 juta? Tidak masalah. Mau 10 juta pun juga tak masalah. Hanya saja, jangan memboros-boroskan uang Anda dengan cara membeli sepeda yang memiliki fitur-fitur yang tidak Anda butuhkan. Carilah sepeda yang mampu memenuhi kebutuhan Anda.

4. Rakitan, atau non-rakitan?

Berikutnya, silakan Anda tentukan, Anda ingin sepeda rakitan atau non-rakitan. Apa bedanya?

Sepeda rakitan adalah sepeda yang komponennya kita pilih sendiri di toko. Kelebihannya, akan ada kepuasan tersendiri ketika menggunakannya karena sepeda tersebut sesuai dengan selera Anda. Namun kelemahannya, biasanya harga sepeda rakitan lebih mahal karena bukan barang massal, selain itu Anda juga harus membayar biaya tambahan untuk Si Perakit Sepeda di toko.

Sedangkan sepeda non-rakitan adalah sepeda yang diproduksi secara massal. Sepeda jenis ini biasanya desainnya, komponennya, bahkan warnanya pun standard. Kelebihannya, sepeda jenis ini harganya lebih murah karena produsennya memproduksi sepeda secara massal. Kelemahannya, sepeda non-rakitan ini benar-benar standard, sehingga tidak ada nilai kepuasan tersendiri bagi pemiliknya.


Demikianlah artikel saya kali ini mengenai beberapa tips membeli sepeda. Semoga bermanfaat, salam Sahabat Inspiratif!
baca selengkapnya...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Sumber Inspirasi. Theme images by AndrzejStajer. Powered by Blogger.