Manfaat Menaruh Tanaman di Dalam Ruangan


Tanaman Dalam Rumah - Sumber gambar: tamanbunga.com

Sumber Inspirasi – Tanaman adalah sumber oksigen terbesar di bumi ini. Tanpa tanaman, akan banyak orang yang mati karena keterbatasan oksigen. Namun, meski bermanfaat, ternyata banyak juga orang yang mengkriminalisasi tanaman. Mengapa ya?

Menurut survei yang saya lakukan, orang-orang menghindari tumbuhnya tanaman di lingkungan rumah mereka karena pada malam hari, tanaman menghasilkan senyawa karbondioksida yang membuat rumah terasa pengap apalagi kalau tanaman tersebut disimpan di dalam ruangan.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi info mengenai manfaat menyimpan tanaman di dalam rumah. Yuk, disimak poin-poinnya!

1. Meningkatkan kelembaban ruangan

Bagi Anda yang tinggal di kawasan kering dan panas, menyimpan tanaman dalam rumah dapat membantu menambah kelembaban ruang sehingga ruangan di dalam rumah terasa lebih nyaman. Selain itu, meningkatnya kelembaban udara juga membuat udara di rumah Anda menjadi lebih segar dari biasanya.

2. Mengurangi gejala penyakit pernapasan


Bagi Anda yang memiliki penyakit asma, sangat dianjurkan untuk menyimpan tanaman di dalam ruangan karena ternyata, meningkatnya kelembaban udara dan kesegaran ruangan dapat membantu mengurangi gejala penyakit asma. Selain penyakit asma, menyimpan tanaman dalam rumah juga dapat mengurangi gejala penyakit batuk, flu, demam, sakit tenggorokan, dan alergi.





3. Mensterilkan udara

Selain dapat mencegah gejala penyakit pernapasan dan meningkatkan kelembaban ruangan, menyimpan tanaman dalam ruangan dapat membantu menyerap udara-udara tidak baik, seperti asap rokok, AC, karbondioksida, dan bau cat ruangan.


Demikianlah artikel saya kali ini mengenai beberapa manfaat menyimpan tanaman dalam ruangan.  Jadi, mulai sekarang, Anda tidak perlu takut menyimpan tanaman dalam ruangan, bukan?

Salam Sahabat Inspiratif!
baca selengkapnya...

Ciri-Ciri Makanan yang Mengandung Boraks



Bakso - sumber gambar: baksotulangsumsum.blogspot.com
Sumber Inspirasi - Makanan tidak sehat kini semakin bertebaran. Di pasar bahkan di rumah makan sekalipun, ada saja pedagang yang menjual makanan tidak sehat. Salah satu makanan yang tidak sehat adalah makanan-makanan yang mengandung senyawa bernama boraks.

Boraks adalah senyawa yang dicampurkan pada suatu makanan, boraks digunakan pedagang curang agar barang dagangannya bisa tetap awet. Namun ternyata, boraks tidak baik dikonsumsi manusia karena dapat menimbukan kerusakan hati bahkan dapat menyebabkan kematian.

Oleh karena itu, kita semua harus waspada dalam memilah-milah jenis makanan yang beredar di pasar. Memang, mengenali makanan beracun tidak dapat dilakukan dengan mata telanjang. Namun, ada beberapa teknik yang dapat Anda gunakan untuk mengenali makanan-makanan yang mengandung boraks. Berikut saya rangkum beberapa tips mengenali makanan yang mengandung boraks:

1. Lontong

  • Rasanya sangat gurih
  • Aromanya tajam dan tidak wajar

2. Gula merah

  • Keras
  • Sulit dipotong







3. Kerupuk

  • Teksturnya lembut
  • Renyah

4. Bakso

  • Terasa kenyal di mulut
  • Berwarna agak putih (bakso yang tidak mengandung boraks, berwarna cokelat)






5. Mie basah

  • Tidak mudah putus
  • Kenyal
  • Tidak lengket


Itulah beberapa tips mengenali ciri-ciri makanan yang mengandung boraks. Ingat, tetaplah waspada terhadap apapun yang Anda makan. Pastikan makanan yang Anda makan adalah makanan sehat yang kaya gizi :)

Semoga dapat menambah kewaspadaan Anda, salam Sahabat Inspiratif!
baca selengkapnya...

6 Manfaat Mengonsumsi Jeroan (2)



3. Jeroan dapat mempercepat proses pertumbuhan


Masih berbicara seputar kolin. Senyawa kolin yang terkandung pada jeroan juga ternyata dapat membantu proses pertumbuhan anak-anak dan remaja.


4. Jeroan dapat membantu perkembangan otak

Tidak hanya mempercepat proses pertumbuhan pada anak-anak dan pada janin, senyawa kolin juga dapat membantu mengembangkan otak agar proses penerimaan informasi semakin baik.

5. Jeroan dapat memelihara saraf


Jeroan ternyata mengandung senyawa B Kompleks, vitamin B12 dan asam folat  yang dapat membantu memelihara kesehatan saraf tubuh kita.


6. Jeroan dapat mencegah anemia

Ini mungkin sudah menjadi rahasia umum, bahwa jeroan dapat menjadi obat alami pencegah kambuhnya anemia alias kurang darah. Mengapa? Tentunya karena jeroan kaya akan vitamin B12 yang membantu meningkatkan kadar sel darah merah dalam tubuh.


Demikianlah artikel saya kali ini mengenai beberapa manfaat mengonsumsi jeroan dan tips agar tetap sehat ketika mengonsumsi jeroan. Semoga dapat menambah wawasan Anda, salam Sahabat Inspiratif!
baca selengkapnya...

6 Manfaat Mengonsumsi Jeroan (1)


jeroan - sumber gambar: mausehat.com

Sumber Inspirasi - Apakah Anda tahu jeroan? Jeroan adalah makanan semacam usus, hati, dan organ-organ tubuh hewan lainnya. Jeroan biasanya dijual bersamaan dengan daging hewan di pasar. Rasanya? Enak dan rasanya sangat khas di lidah.

Namun, ada banyak mitos yang mengatakan bahwa jeroan adalah makanan yang kurang baik karena mengandung banyak kolesterol. Benarkah?

Ternyata tidak selamanya jeroan itu tidak baik. Memang, kandungan lemak dalam jeroan cukup tinggi, tetapi hal tersebut dapat disiasati.

Pada artikel kali ini, saya akan memaparkan beberapa manfaat dari mengonsumsi jeroan dan tips agar jeroan tidak membahayakan. Berikut poin-poinnya:

1. Takut kolesterol? Ini tipsnya:

Seusai mengonsumsi jeroan, konsumsilah buah -buahan serta sayur. Hal tersebut berguna karena makanan berserat akan menyerap dan memusnahkan lemak yang sedang menggenang dalam lambung. Sehingga, kolesterol dan berat badan Anda pun dapat dikendalikan meski Anda suka mengonsumsi jeroan.

2. Jeroan dapat membantu proses pertumbuhan janin


Bagi ibu hamil, mengonsumsi jeroan hati sapi sangat baik bagi kesehatan. Mengapa? Karena ternyata hati sapi mengandung senyawa bernama kolin yang dapat membantu proses pertumbuhan janin dalam kandungan sang ibu.



3. Jeroan dapat mempercepat proses pertumbuhan

Baca selanjutnya>>
baca selengkapnya...

Gravitasi tuh Apa Sih?


Ilustrasi newton dan gravitasi - sumber gambar: koleksi penulis
Oleh: Arief Rizqianto A

Sumber Inspirasi - Ketika kita sekolah dahulu, kita semua pernah mendengar istilah yang satu ini. Istilah ini muncul pada mata pelajaran fisika. Yap! Gravitasi. Namun, yang menjadi permasalahan adalah apa sebenarnya gravitasi itu? Mari kita ulas bersama.

Gravitasi adalah satu dari empat gaya fundamental di alam semesta ini. Gaya fundamental adalah interaksi antara materi yang tidak dapat lagi kita turunkan menjadi suatu yang lebih mendasar lagi.

Gaya gravitasi muncul dari massa suatu objek dan selalu menarik objek lain yang juga memiliki massa. Besarnya gaya ini berbanding lurus dengan massa kedua objek dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua objek tersebut yang secara matematis dapat ditulis



Dengan m1 dan m2 adalah massa kedua objek dan r adalah jarak keduanya. G adalah suatu konstanta yang kita sebut dengan konstanta gravitasi. Nilainya selalu sama dimanapun kita berada yaitu


Apabila melihat persamaan berikut, artinya setiap objek yang bermassa pada prinsipnya memiliki gaya gravitasi. Kita semua memiliki gaya gravitasi. Benda – benda disekitar kita memiliki gravitasi. Lalu, apabila semuanya memiliki gravitasi, mengapa saya tidak dapat menarik suatu objek lainnya?

Jawabannya adalah karena besarnya gaya gravitasi yang timbul dari objek – objek disekitar kita sangat kecil. Tidak percaya? Silakan anda buktikan sendiri dengan memasukkan nilai massa benda yang akan anda cari gaya gravitasinya dan hitung jarak antara kedua bendanya.

Gaya gravitasi yang lemah inilah yang membuat kita tak dapat menarik objek – objek sekitar kita. Namun, hal sebaliknya justru terjadi pada bumi kita. Gaya gravitasi yang bumi hasilkan jauh lebih besar karena massa bumi cukup masif sehingga ia mampu menarik objek – objek lainnya termasuk kita ke pusat bumi. Itulah yang menyebabkan suatu benda jatuh pasti arahnya selalu ke bawah.

Fenomena gravitasi ini dapat dibaca oleh Sir Isaac Newton dengan “cerita apel jatuh”. Kemudian ia rumuskan persamaan gaya gravitasinya seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya dan masih kita gunakan sampai saat ini.

Intinya, tanpa gravitasi kita tak dapat melakukan kegiatan kita sehari – hari serta dapat mengacaukan alam semesta ini. Jadi, bersyukurlah :)

Sumber gambar:
Sumber:
baca selengkapnya...

Inilah Bahaya Mengonsumsi Beras Plastik!


beras plastik - sumber gambar: merdeka.com

Sumber Inspirasi - Wah, akhir-akhir ini saya lihat sedang marak pemberitaan mengenai beras plastik. Agak miris sebenarnya untuk diangkat menjadi topik pembicaraan, tetapi edukasi harus sampai ke masyarakat agar semua orang berhati-hati terhadap makanan berbahaya yang satu ini.

Beras plastik, adalah beras sintetis, yakni beras dengan bentuk dan ukuran yang dibuat semirip mungkin dengan beras asli sehingga beras palsu tersebut akan lebih tahan lama ketimbang beras biasa.

Cara curang ini menarik perhatian banyak pihak. Karena tidak hanya masalah plastiknya yang tidak enak dikonsumsi, tetapi juga ternyata konsumsi beras plastik dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, diantaranya:

1. Nyeri pada perut

Nyeri pada perut muncul akibat senyawa plastik yang tidak dapat dicerna lambung. Lambung akan memberikan respon berupa rasa nyeri seperti rasa sakit maag yang kambuh.

2. Mual



Mual juga dapat terjadi jika Anda mengonsumsi beras sintetis. Mengapa? Karena ketika plastik memasuki lambung, lambung bekerja sangat keras sehingga menghasilkan asam terlalu banyak. Asam yang terlalu banyak inilah yang akan menimbulkan perasaan mual.






3. Pusing

Tentu. Apabila mual sudah terjadi, biasanya dilanjutkan oleh munculnya rasa pusing di kepala.

4. Kanker


Ini adalah dampak terparah apabila ternyata Anda sudah lama mengonsumsi beras plastik. Plastik yang terkandung dalam beras sintesis ternyata dapat memicu berkembangnya sel kanker dalam tubuh Anda.




Demikianlah artikel mengenai beberapa bahaya mengonsumsi beras plastik. Semoga bermanfaat, salam Sahabat Inspiratif!
baca selengkapnya...

7 Tips Merawat Lantai Parket



Lantai Parket - sumber gambar: www.indonetwork.co.id
Sumber Inspirasi - Dewasa ini alternatif material bangunan semakin variatif. Tidak hanya masalah harganya yang semakin terjangkau dan kualitasnya yang meningkat, tetapi juga bentuk dan tektur material yang semakin beragam dan menarik.

Salah satu material bangunan yang mengalami inovasi terus menerus adalah lantai. Dulu, lantai rumah hanya menggunakan keramik atau marmer. Tetapi kini, seiring berkembangnya zaman, muncul lagi tren baru yakni lantai parket (kayu halus).

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tips merawat lantai parket. Berikut poin-poinnya:

1. Hindari tumpahan air

Lantai parket terbuat dari kayu. Kayu dapat cepat lapuk apabila sering terkena air. Sehingga hindari menggunakan parket pada teras rumah atau ada dapur yang rentan tumpahan air.

2. Jangan gunakan kain pel yang masih basah


Hindari penggunaan kain pel yang masih basah. Jika hendak mengepel, tiriskan dulu kain yang akan digunakan untuk mengepel. Kain yang lembab tentu lebih baik daripada kain yang basah jika itu untuk mengepel lantai parket.






 3. Gunakan pembersih lantai khusus

Jika hendak membersihkan lantai parket, sebaiknya gunakan cairan pembersih lantai kayu, bukan pembersih lantai keramik. Hal ini berguna agar hasil yang didapat jauh lebih maksimal.

4. Gunakan sapu bertekstur lembut


Gunakan sapu yang memiliki tekstur lembut. Mengapa? Karena sapu bertekstur kasar lambat laun akan merusak tekstur kayu dari lantai parket sehingga keindahan lantai parket akan hilang.






5. Gunakan sandal halus dalam rumah

Apabila di dalam rumah Anda ingin menggunakan alas kaki, maka saya sarankan Anda untuk menggunakan sandal dengan sol yang halus. Mengapa? Karena alas kaki dengan alas yang kasar dapat merusak tekstur kayu dari lantai parket.

6. Gunakan vacum cleaner


Kalau menurut Anda perawatan lantai parket tidak mudah karena pelnya khusus, dan sapunya khusus, maka saya sarankan Anda untuk menggunakan vacum cleaner untuk mendapatkan hasil dan waktu perawatan yang efektif. Karena vacum cleaner ternyata tidak akan merusak lantai parket Anda.



7. Gunakan keset berbahan kain

Gunakan keset berbahan kain di seluruh rumah Anda. Hindari penggunaa keset berbahan karet karena dikhawatirkan terjadi endapan air di bawah keset yang dapat berakibat pada rusaknya parket Anda.


Itulah 7 tips merawat lantai parket.semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda, salam Sahabat Inspiratif!
baca selengkapnya...

5 Tips Sehat Menggoreng Gorengan agar Aman Dikonsumsi



Gorengan - Sumber gambar: flickr.com
Sumber Inspirasi - Banyak penjelasan ilmiah yang menyatakan bahwa makanan berminyak adalah makanan berbahaya karena dapat meningkatkan risiko penyakit kolesterol. Namun ternyata, hal ini tidak benar karena dengan cara menggoreng yang benar, berbagai risiko penyakit yang disebabkan oleh gorengan dapat diminimalisir.

Lantas bagaimana cara menggoreng gorengan yang baik agar tetap sehat dikonsumsi? Berikut saya rangkum beberapa diantaranya:

1. Goreng dengan api kecil

Dengan cara menggoreng dengan api kecil, penyerapan minyak pada makanan pun berkurang. Jadi, gunakan api kecil setiap memasak gorengan ya :)

2. Hindari minyak goreng bekas

Hindari penggunaan minyak goreng bekas atau biasa disebut minyak jelantah. Mengapa? Karena ternyata minyak jenis ini mengandung kolesterol lebih tinggi sehingga dapat membahayakan kesehatan Anda.

3. Tiriskan seusai digoreng

Ingat, selalu tiriskan gorengan usai digoreng sebelum dikonsumsi. Proses meniriskan gorengan ini dapat membantu mengurangi kadar minyak yang terkandung dalam gorengan.

4. Jangan gunakan terlalu banyak minyak


Hindari penggunaan minyak berlebih. Gunakan saja minyak goreng dalam kadar sedikit. Hal ini dimaksudkan agar kadar minyak yang diserap gorengan juga semakin sedikit.





5. Pilihlah merk minyak goreng dengan kadar kolesterol rendah

Di pasar terdapat beberapa jenis minyak goreng yang kandungan minyak gorengnya sedikit. Gunakan minyak tersebut untuk membantu meminimalisir risiko terjadinya penyakit kolesterol.


Demikianlah artikel saya kali ini mengenai tips menggoreng gorengan agar tetap sehat untuk dikonsumsi. Semoga bermanfaat, salam Sahabat Inspiratif!
baca selengkapnya...

4 Tips Merawat Kacamata


Membersihkan Kacamata - Sumber Gambar: carahebatdotcom

Sumber Inspirasi - Penggunaan kacamata semakin marak di Indonesia. Tidak hanya penderita mata rabun saja yang menggunakan kacamata, tetapi orang-orang bermata normal juga biasa menggunakan kacamata untuk menghindari debu dan panas matahari.

Penggunaan kacamata memang tidak akan menjadi masalah selama kacamata yang digunakan tidak mengganggu kesehatan. Tetapi ternyata masalah akan muncul jika ternyata kaca yang digunakan tidak sengaja tergores atau berdebu.

Apa yang harus dilakukan apabila hal itu terjadi? Ternyata ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan agar kacamata Anda tetap nyaman dipakai dalam jangka waktu lama. Yuk, disimak!

1. Gunakan cairan pembersih kacamata

Saat hendak membersihkan kacamata, usahakan untuk menggunakan cairan pembersih kacamata yang dianjurkan. Hindari penggunaan bahan kimia lain yang tidak jelas keamanannya.

2. Gunakan kain lap yang lembut

Gunakanlah kain lap yang lembut agar struktur kaca tidak mudah rusak. Sangat disarankan menggunakan kain yang tersedia di box kacamata karena kelembutannya sudah aman bagi struktur kaca.








3. Simpan kacamata dengan benar

Simpan kacamata dengan lensa di bagian atas, bukan di bawah. Dan simpan kacamata Anda di tempat yang terbebas dari jangkauan anak-anak. Hal itu bertujuan untuk menghindari hal-hal tak diinginkan seperti kaca pecah atau frame patah.





4. Lap kaca secara satu arah

Lap kacamata Anda secara satu arah. Dengan begitu, maka debu tidak akan bertebaran di kaca, melainkan terkumpul di bagian pinggir kacamata sehingga kacamata Anda akan terasa lebih jernih dari biasanya.


Demikianlah artikel mengenai tips merawat kacamata. Semoga bermanfaat bagi Anda, salam Sahabat Inspiratif!
baca selengkapnya...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Sumber Inspirasi. Theme images by AndrzejStajer. Powered by Blogger.