Lawakan yang Tidak Lucu


Halo sahabat inspiratif! Sudah lama tidak posting ya? Haduh, maklum saya lagi sibuk pergi kesana kemari bertemu teman-teman lama saya. Saya sering sekali pulang malam jadi tidak sempat menulis apapun di sayogand.

Ah, sudahlah. Sekarang saya akan memposting tentang suatu lawakan, tetapi kali ini lawakannya lain daripada yang lain. Saya bisa jamin, selama anda membaca postingan ini maka anda termenung. Langsung saja :




Seorang pengamen menyanyikan sebuah lagu di depan rumah seseorang. Tiba-tiba seorang ibu-ibu keluar dan memberikan uang 50.000-an pada sang pengamen. Sang pengamen bergembira dan berkata,
Pengamen : “ini semuanya untuk saya bu?”
Ibu : “tentu tidak. Saya minta kembalian 49.500”
Pengamen : “waduh,saya tidak punya kembaliannya tuh bu”
Ibu : “yasudah, kembaliannya ya nyanyi saja lagi”
Pengamen :  “maksudnya?”
Bapak : “ya nyanyi saja terus sampai mulutmu berbusa”


Reno :  “ya ampun...Cuma gara-gara bermain bola saja, orang bisa sampai bertengkar”
Iksan : “itu sih wajar dong, No”
Reno : “wajar apanya?”
Iksan : “main bola sampai bertengkar itu wajar lah. Yang gak wajar itu bertengkar sampai main bola”


Ujang : “abah! Emak! Lihat si kak Yoga masuk Tivi !”
Si emak dan si abah langsung keluar dari kamar, menuju ruang tengah dan langsung menatap televisi.
Emak : “wah, betul ! itu si Yoga !”
Bapak : “kenapa dia bisa masuk tivi?”
Ujang : “de`Radeons band dapat award band pendatang baru terbaik tahun ini”
Emak : “award itu apa jang?”
Ujang : “ga tau”
Si emak dan si abah pun langsung kembali ke kamar mereka.


Raka : “PLN naik lagi ya Ri?”
Riri : “iya, wajar aja lah”
Raka : “apanya yang wajar?”
Riri : PLN kan singkatan dari ‘Pusing Listrik Naik’ ”


Ibu : “pak, ini cabenya sekilo berapa?”
Penjual : “ah,ini gratis bu. Asal ada syaratnya...”
Ibu : “gratis!? Apa syaratnya?”
Penjual : “itu cabe sekilo ibu makan disini sekarang juga. Nanti saya kasih gratis deh”


Ibang : “rip, kita ngerjain tugas kelompok yuk”
Arif : “aduh,sori bang,,gue lagi sibuk banget. Udah seminggu kerja nggak kelar-kelar”
Ibang : “emang lo kerja apaan rip?”
Arif : “ngitungin bulu kucing gue...aduh cape sumpah...”


cukup sekian dan terimakasih  *ngunyahkerupuk*

0 komentar:

Post a Comment

Ada tambahan? Atau ada sanggahan? Silakan utarakan :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Sumber Inspirasi. Theme images by AndrzejStajer. Powered by Blogger.