Bagaimana Cara Menghadapi Guru yang Membenci Kita?

Sumber gambar: yangmeixia.wordpress.com


Penanya:

“Saya punya permasalahan kak, ada orang yang membenci saya, tetapi saya tidak mungkin menjauhi orang tersebut, karena orang itu adalah guru saya sendiri. saya akan ketemu dia pada pelajaran lintas minat dan walaupun jika nilai lintas minat saya itu tidak tuntas pada rapot, saya masih bisa naik kelas. Hanya saja tidak mungkin kan kalo saya tidak pernah masuk pelajaran tersebut dalam waktu 1 semester. yang ada saya dikeluarkan dari sekolah.”

Jawaban:

Halo, terimakasih atas pertanyaannya. Menarik sekali untuk kita bahas bersama.

Permasalahan di usia remaja mengenai kehidupan sekolah memang cukup tinggi karena ketidaktahuan anak-anak dan remaja mengenai cara menghadapi orang lain dengan benar. Selain itu, adapula penyebab lainnya adalah karena remaja masih belum stabil dalam mengelola emosi. Oleh karena itu, tips pertama dari saya adalah dekati orang yang pemikirannya lebih dewasa. Orang yang pemikirannya dewasa memiliki kemampuan mengelola emosi yang baik sehingga mereka pasti mampu membimbing Anda agar tidak salah bertindak.

Berikutnya,

Seperti apa yang sudah saya jabarkan sebelumnya, Anda harus berhati-hati. Seorang siswa yang sudah “dicap”menyebalkan oleh guru, butuh upaya lebih untuk mengembalikan citranya. Seperti seorang artis yang citranya jatuh, Anda harus muncul ke permukaan sebagai manusia yang berkualitas dan menonjol, tidak ada cara lain. Jika tidak seperti itu, Anda akan terus tenggelam.

Lalu,

Ingat, Anda tidak selamanya benar dan guru Anda tidak selamanya salah. Telaah apa penyebab guru tersebut membenci Anda dan bersegeralah memperbaiki diri. Setiap guru ingin diperlakukan berbeda. Apa yang Anda lakukan bisa jadi biasa saja bagi guru A, tetapi menyebalkan bagi guru B. So, perlakukan setiap guru dengan cara yang berbeda, sesuai dengan keinginan mereka.

Kemudian,

Ini tips yang paling sederhana, senyum. Berikan senyuman setiap hari, setiap Anda berpapasan dengan guru yang membenci Anda itu. Senyum akan melahirkan kelembutan hati bagi yang menerimanya.

Anda akan menemui guru tersebut di lintas peminatan nanti. Berarti Anda masih punya waktu untuk memperbaiki diri. Manfaatkan waktu sebaik mungkin. Tanpa perlu menjauhi guru tersebut, jadilah murid yang menonjol karena berkualitas, Anda akan mendapatkan apa yang Anda harapkan.


Demikian saran saya. Mohon maaf kalau bahasanya terlalu kaku, masalahnya saya tidak tahu berapa usia Anda, remaja awal atau remaja akhir :D

Bila ada yang ingin bertanya juga, silakan hubungi saya dengan cara mention ke akun twitter saya @sayogand atau kirim email ke sayogand[at]gmail.com. Jangan lupa sertakan nama (apabila tidak mau dipublikasikan, nama Anda tidak akan saya publikasikan), jenis kelamin, dan usia.

Semoga bermanfaat, salam Sahabat Inspiratif!

1 comments:

  1. kak, aku kan sakit tetapi ayah saya gamau izin ke guru dan guru itu menganggap saya bolos. lalu guru itu kesal dengan saya kata temanku lalu bagaimana saya menghadapinya ketika saya masuk sekolah?

    ReplyDelete

Ada tambahan? Atau ada sanggahan? Silakan utarakan :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Sumber Inspirasi. Theme images by AndrzejStajer. Powered by Blogger.