Tips Mencegah Kebakaran di Rumah



Halo sahabat inspiratif! Sebuah pertanyaan simple yang akan saya coba jawab pada artikel ini, " Saya punya pengalaman buruk. Saya pernah lalai saat memasak hingga dapurnya penuh api. Setelah kejadian itu saya jadi trauma. Adakah tips – tips mencegah kebakaran di rumah? "

Tidak hanya anda yang punya pengalaman buruk seputar kebakaran di rumah, saya pun juga punya pengalaman seperti itu. Karena kelalaian saya, dinding dapur saya sekarang menjadi kehitaman terbakar api.

Yah, seharusnya pengalaman buruk semacam itu tidak membuat kita trauma, namun seharusnya kita jadikan pelajaran agar kita semakin berhati – hati di masa yang akan datang.

Nah, adakah tips – tips agar kebakaran itu tidak terjadi? Tentu saja ada :

1. Jangan biarkan anak – anak bermain dengan api

Salah satu penyebab kebakaran adalah anak – anak yang bermain korek api. Hal ini tentu akan berbahaya jika si anak melakukan kesalahan bermain api di dekat medium yang mudah terbakar. Salah satu tips dari saya adalah jangan biarkan anak anda bermain api. Sekalipun anak anda memaksa, maka anda harus mengawasi anak anda. Pastikan tidak ada kertas, daun, atau medium – medium yang mudah terbakar lainnya.

2. Jauhkan benda – benda elektronik dari kompor

Jauhkanlah benda – benda elektronik dari kompor. Memang jarang sekali ada kebakaran yang disebabkan oleh dekatnya letak benda elektronik dengan kompor, namun tetap saja saya sarankan anda berhati – hati.

3. Hindari pencabangan listrik

Anda tahu pencabangan listrik? Ya, satu sumber listrik dicabang – cabang lagi dengan terminal pencabang. Hal ini bisa jadi berbahaya karena tegangan arus listrik melebihi batas wajar.

4. Gunakan timer saat memasak

Ada kalanya anda meninggalkan dapur dengan keadaan kompor menyala. Mungkin anda sedang memasak nasi atau sedang menghangatkan makanan. Risikonya mungkin masakan anda akan gosong jika anda lupa. Atau lebih parah lagi, akan terjadi kebakaran. Nah, salah satu tips agar anda tidak lupa kalau kompor di dapur sedang menyala adalah dengan menggunakan timer. Anda bisa menggunakan timer pada handphone atau mungkin jika anda menggunakan kompor keluaran terbaru, anda bisa menggunakan fitur timer pada kompornya.

5. Hindari penggunaan lilin

Hindari penggunaan lilin. Jika di rumah anda mati listrik anda bisa menggunakan lampu emergency. Memang, lampu emergency tidak semurah lilin, namun setidaknya dengan menggunakan lampu emergency anda sudah berusaha mengurangi risiko kebakaran di rumah anda.

6. Selalu pantau instalasi listrik di rumah anda

Pantaulah instalasi listrik di rumah anda secara berkala untuk menghindari terjadinya konsleting yang berpotensi menyebabkan kebakaran. Yah, minimalnya anda memperhatikan keadaan sumber listrik.

7. Memastikan keadaan kompor

Sebelum anda beranjak untuk tidur pada malam hari, alangkah baiknya anda mengecek keadaan kompor sedang menyala atau tidak. Cek juga ketika anda hendak pergi meninggalkan rumah.


Oke, saya rasa cukup sekian artikel saya kali ini. Lantas bagaimana kalau kebakaran itu sudah terlanjur terjadi? Pada artikel berikutnya saya akan menjelaskan tips - tips menghadapi kebakaran. Semoga bermanfaat!

3 komentar:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. @acc soleh: Terimakasih infonya, salam kenal :)

    ReplyDelete
  3. Terimkasih infonya semoga bermanfaat untuk kita semua. Saya numpang izin mau memberikan info tambahan ya, semoga admin berkenan mengizinkannya, (^_^)

    Mumtazku adalah perusahaan distributor resmi dan jasa instalasi alat pemadam kebakaran & sistem keamaan gedung yang meliputi Alat Pemadam Api Ringan (APAR), Alat Pemadam Api Besar(APAB), Hydrant System,CCTV, beem sensor, dll. Kantor kami berlokasi di tangerang dan bila anda ingin berkonsultasi dengan kami mengenai alat pemadam kebakaran & sistem keamanan yang cocok dengan kebutuhan anda saat ini bisa kontak kami di :

    WA/SMS : 081381181477 / 081908047877
    Tlp : (021) 55774195 / 55711954
    Website : mumtazku.co.id

    ReplyDelete

Ada tambahan? Atau ada sanggahan? Silakan utarakan :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Sumber Inspirasi. Theme images by AndrzejStajer. Powered by Blogger.